VIVAnews - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mentargetkan pertumbuhan kredit tahun depan bisa mencapai 15 persen. Menurut Direktur Utama Bank Danamon Sebastian Paredes pertumbuhan terjadi seiring dengan membaiknya perekonomian global.
Sebastian mengatakan, gejalanya membaiknya pertumbuhan kredit sudah terlihat sejak kuartal empat ini.
"Kami yakin karena peningkatan ini sudah terlihat dari pertumbuhan kuartal kedua ke kuartal tiga yang positif. Seiring dengan kebutuhan pembiayaan trade financing, maka korporasi akan meningkat di kuartal keempat," kata dia dalam paparan kinerja Bank Danamon kuartal III 2009, di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2009.
Danamon mengakui perhitungan anggaran untuk porsi kredit ini memang belum selesai. Namun dengan melihat optimisme pasar, pertumbuhan kredit diharapkan sudah bisa membaik. "Kami harap diatas 15 persen dari total seluruh kredit perbankan," ujar dia.
Danamon mengakui untuk Pencadangan Penyisihan Aktiva Produktif (PPAP) atau biaya kredit per September 2009 jumlahnya terbilang besar. Tercatat pertumbuhan tahunan, year on year, sebesar Rp 1,599 triliun atau meningkat 85 persen dibanding tahun lalu yang hanya Rp 863 miliar.
"Itu terjadi karena pertumbuhan kredit kami keseluruhan turun 7 persen," ujarnya.
Menurut Sebastian, pada kuartal ketiga ini tercatat tingkat kecukupan modal mencapai 20,9 persen. Modal ini membaik dibanding tahun lalu yang hanya di angka 16,6 persen.
"Dengan posisi CAR 20,9 persen itu, hingga 3 tahun mendatang Danamon punya modal dan likuiditas yang cukup untuk pertumbuhan kami sampai tiga tahun mendatang," katanya. "Nanti kami sesuaikan untuk pendanaan."
Secara kuartalan pendapatan bunga bersih Danamon tumbuh 6 persen dari Rp 2,35 triliun menjadi Rp 2,48 triliun di akhir September 2009. Net Interest Income Danamon tumbuh 11 persen mencapai Rp 6,89 triliun dari Rp 6,23 triliun pada akhir September 2008.
Basic Earning per Share Danamon tercatat sebesar Rp 166,97, sementara ROAA dan ROAE di kuartal ketiga 2009, masing-masing tercatat sebesar 1,8 persen dan 13,7 persen.
hadi.suprapto@vivanews.com