VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, belum memilih jaksa agung. Kepala Pusat Penerangan Hukum Didiek Darmanto tak mau banyak berpendapat. "Terserah presiden," kata Kepala Pusat Penerangan Umum Didiek Darmanto, di Kejaksaan Agung, Selasa 20 Oktober 2009.
Ditanya kesiapan kejaksaan apabila jaksa agung berasal dari eksternal kejaksaan, lagi-lagi Didiek menyerahkan kepada presiden. "Orientasi kami bukan figur," katanya. Didik menegaskan, kejaksaan selaku institusi pemerintah hanya pelaksana.
Presiden Susilo Bambang yudhono telah menyeleksi 36 calon menteri di kediamannya puri cikeas. Meski demikian, di antara 36 calon tersebut belum disinyalir belum ada calon Jaksa Agung. Kabar yang santer terdengar Jaksa Agung Hendarman Supandji kembali menduduki jabatannya.
Nama lain yang juga disebut kandidat kuat antara lain Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Marwan Effendy, mantan Jaksa Agung Muda Intelejen Wisnu Subroto.