Bisnis
Gempa Sumatera Barat

Pengusaha Jawa Timur Bantu Korban Rp 1,75 M

Aksi spontan para pengusaha Jawa Timur yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri.

Sabtu, 10 Oktober 2009, 10:24 WIB
Arfi Bambani Amri
Korban gempa yang terkena longsor di Pariaman dikuburkan di lokasi (Antara/ FB Anggoro)

VIVAnews - Bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Sumatera Barat dari pengusaha di Jawa Timur terus mengalir. Sebelumnya bantuan berupa barang sudah dikirim ke lokasi gempa, dua hari lalu. Kali ini, bantuan diberikan dalam bentuk uang.

Usai dilakukan pengesahan dan pengukuhan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim di Gedung Grahadi, Jumat malam 9 Oktober 2009, dengan spontan gabungan pengusaha yang tergabung dalam Kadin Jatim mengumpulkan dana untuk disumbangan kepada korban gempa di Sumatera Barat.

"Ini ada dana Rp 280 juta, siapa yang mau menyumbang lagi untuk kita salurkan ke korban gempa di Sumbar," kata Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Spontan, permintaan ketua Ketua Kadin Jatim itu disambut tepuk tangan. Secara bergantian para pengusaha Jatim yang berkumpul malam itu secara bergantian menyebutkan nilai rupiah. Hingga akhirnya terkumpul dana sebesar Rp 1,75 miliar.  Bantuan terkumpul hanya sekitar 15 menit secara spontan.

Merasa sumbangan terlalu kecil, Nyalla langsung "menodong" sejumlah pengusaha yang hadir dalam pelantikan. Tanpa sungkan dihadapan Gubernur Jatim Soekarwo, Nyalla menyebut satu persatu nama pengusaha tersebut agar ikut menyumbang.

Beberapa pengusaha yang disebut namanya, kontan mengangkat tangan sambil menyebut nilai sumbangan yang diberikan. Mereka tak kuasa menolak permintaan Nyalla, karena mungkin merasa sungkan dengan Soekarwo yang berdiri sejajar dengan Nyalla.

Dari puluhan pengusaha yang menyumbang, Direktur Maspion Grup Alim Markus merupakan penyumbang terbesar. Jumlah uang yang disumbangkan sama dengan Kadin Jatim yakni Rp 280 juta. Disusul kemudian bos PT Surya Inti Permata (SIP) Hendry Gunawan sebesar Rp 140 juta.

Pengusaha lain, seperti Rudi Budiman, Budi Wijaya, Teguh Kinarto dan PT Pakuwon Jati menyumbang Rp 50 juta. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 1,75 miliar. Sebab, masih ada pengusaha lain yang menyumbang Rp 25 juta.

"Alhamdulillah, ternyata kepedulian pengusaha Jatim terhadap korban gempa bumi di Sumbar, cukup besar. Buktinya, hanya dalam waktu singkat kita berhasil mengumpulkan dana Rp 1,75 miliar. Bantuan ini segera kita salurkan ke korban," kata Nyalla.

Laporan Tudji Martudji | Surabaya

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial