VIVAnews - PT Bank Mandiri siap membiayai proyek di Papua hingga sebesar Rp 12 triliun. Kredit Bank mandiri di Papua saat ini hanya sebesar Rp 800 miliar.
"Bank mandiri siap menaikkan 10 kali lipat dari menjadi Rp 8 - 12 triliun," kata dia di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2009.
Beberapa proyek di depan mata yang bisa dibiayai adalah pabrik semen di Papua Barat, pabrik pupuk, pengembangan transportasi dan komunikasi, pembangkit tenaga listrik dan industri pangan.
Agus menekankan jika dasar penilaian proyek cukup layak, maka Mandiri siap membiayai. Papua Barat, menurut dia, hendak membangun pabrik semen yang sebagian dananya dibiayai oleh PT Freeport sebesar Rp 1 triliun dan sisanya ditanggung swasta.
"Pabrik dibangun mulai tahun depan dan butuh waktu dua tahun," ujarnya.
Pabrik semen itu diperlukan untuk membangun jalan. Sebab, jalan di sana harus memakai beton. Jika mengandalkan semen dari luar Papua, harganya sangat mahal. "Harganya bisa mencapai Rp 1 juta."
Bank Mandiri hari ini mengadakan Papua Investment Day yang mempertemukan korporasi besar dengan pemangku kepentingan di propinsi Papua dan Papua Barat.
Dalam pertemuan ini, Mandiri mengumpulkan 85 investor dari nasabah prima. Sebanyak 140 pengajuan permintaan telah diajukan investor kepada Papua.
heri.susanto@vivanews.com