VIVAnews- Kendala Investasi di Papua adalah lokasinya yang luas dan jauh sehingga ongkos transportasi menjadi mahal. Harga semen 1 sak di Merauke saja bisa mencapai Rp 1 juta lebih sementara di Jawa hanya Rp 60 ribu.
"Semen di Papua Tengah harganya bisa mencapai Rp 1 juta, sehingga biaya pembangunannya mahal," kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Jakarta Kamis 8 Oktober 2009.
Masalah yang terdapat pengembangan kawasan Papua adalah kondisi medan yang sulit, sehingga membutuhkan pengembangan infrastruktur yang sangat besar. Selain itu kesulitan lainnya adalah jumlah penduduk yang sedikit dan tersebar. Masalah pembebasan tanah dan alih fungsi lahan.
"Harga bangunan tinggi sehingga investasi lebih besar," katanya.
Misalnya saja lokasi Merauke dan sekitarnya relatif jauh dari pasar yang berimplikasi pada biaya transportasi yang tinggi.
Departemen PU hanya membuka 11 ruas jalan strategis selama 5 tahun pertama. 11 ruas jalan itu menghubungkan daerah industri ke pasar.
Sektor unggulan Kawasan Papua adalah pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, dan pertambangan.
Sementara menurut Meneg BUMN Sofyan Djalil BUMN diminta untuk mengembangkan kawasan Papua, meski terkendala dengan biaya transportasi mahal. Beberapa BUMN yang sudah hadir adalah PT Aneka Tambang Tbk, BUMN Telekomunikasi dan perbankan.
heri.susanto@vivanews.com