Bisnis

Digugat, Tutut Merasa Tak Ada Masalah

"Sudah saya sampaikan. Tutut bilang sudah selesai kok kasus itu," kata pengacara Elsa S.

Senin, 21 September 2009, 14:35 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Keluarga Soeharto (photobucket.com)

VIVAnews - Siti Hardiyanti Rukmana yang akrab disapa Mbak Tutut mendapat somasi sejumlah perusahaan, salah satunya, PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Tanggapan Tutut?

"Sudah saya sampaikan. Dia (Tutut) bilang sudah selesai kok kasus itu," kata pengacara Elsa Syarif, Senin 21 September 2009.

Kalau sudah selesai, mengapa masih disomasi? "Kami juga tidak tahu," sambungnya. Saat ini, kata Elsa, pihaknya tengah mempelajari kasus itu. "Upaya hukum kami belum ada. Nanti lah, sekarang kan masih Lebaran," jelasnya.

Putri sulung mantan Presiden Soeharto itu dituntut mengembalikan uang senilai total sekitar Rp 6,2 triliun.
Somasi pertama dilayangkan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Tutut dituntut mengembalikan uang senilai USD 50 juta.

Kuasa hukum TPI, Marx Andryan, mengatakan, uang tersebut merupakan fasilitas pinjaman dari Brunei Investment Agency (BIA) untuk TPI yang perjanjian pinjamannya ditandatangani pada tanggal 16 April 1993.

Berdasarkan surat somasi dari kantor hukum Hotman Paris tertanggal 7 September 2009, pada 27 April 1993, Tutut selaku Presiden Direktur TPI saat itu mengirimkan surat kepada BIA agar pinjaman tersebut dimasukkan ke rekening pribadinya di Chase Manhattan Bank, Singapore.

Dana pinjaman tersebut sampai saat ini tidak pernah diberikan ke TPI. "Padahal secara hukum dana pinjaman tersebut adalah hak TPI,” ujar Marx.

Selain itu, Tutut juga disomasi PT Berkah Karya Bersama (Berkah). Nilai tagihannya mencapai Rp 4,8 triliun untuk PT Citra Industri Logam Mesin Persada (CILMP), dan Rp 982 untuk miliar PT Trihasra Sarana Jaya (Trihasra). Tagihan pinjaman utang CILMP dan Trihasra dijamin dengan jaminan pribadi Tutut.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial