Bisnis
Sesi II Tutup

IHSG & Rupiah Berakhir Menguat

Indeks di BEI terangkat 1,56% ke level 2.420, sedang rupiah bercokol di posisi 9.895/US$.

Selasa, 15 September 2009, 16:27 WIB
Antique
Papan pengumuman valas (Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat mendekati level 2.450. Sedangkan mata uang rupiah terlihat mencoba terus berada di bawah posisi 9.900 per dolar Amerika Serikat.

Menurut PT Reliance Securities Tbk melalui riset yang diterima VIVAnews hari ini, IHSG  diperkirakan naik akibat sentimen positif mancanegara seperti meningkatnya kembali harga minyak mentah dunia.

Namun, sekuritas tersebut memprediksi, transaksi perdagangan saham di pasar dalam negeri masih akan rendah menjelang liburan hari raya Lebaran yang semakin dekat.

IHSG pada penutupan transaksi Selasa, 15 September 2009, terangkat 37,41 poin (1,56 persen) ke level 2.420,12. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks menguat di posisi 2.409,34 atau naik 26,42 poin (1,10 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,36 triliun dan volume tercatat 9,43 juta lot, dengan frekuensi 90.764 kali. Sebanyak 132 saham menguat, 58 melemah, 71 ditutup stagnan, serta 202 saham tidak terjadi transaksi.54

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 1,07 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp 754,98 miliar.

Bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Hang Seng Index terhempas 65,83 atau 0,31 persen menjadi 20.866,37, Nikkei 225 naik 15,56 poin (0,15 persen) ke level 10.217,62, dan Straits Times melemah 0,70 atau 0,03 persen di posisi 2.639,04.

Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham unggulan yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 2.400 atau 7,63 persen ke level Rp 33.850, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) terangkat Rp 1.100 (8,02 persen) menjadi Rp 14.800, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat Rp 300 atau 2,18 persen di posisi Rp 14.000.

Rupiah Menopang IHSG
Reliance juga mengakui, pelemahan mata uang dolar AS yang menyebabkan nilai tukar rupiah menguat di bawah level 9.900/US$ juga menjadi pemicu penguatan indeks sore ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bercokol di posisi 9.895 per dolar AS dari transaksi siang tadi yang berada di level 9.920/US$.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.936 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Senin, 14 September 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.945-9.958/US$.


antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial