Bisnis
Lebaran 2009

Distribusi Air Minum Ikut Jalur Sembako

Pada Lebaran tahun lalu, sempat terjadi kelangkaan air minum dalam kemasan.

Sabtu, 12 September 2009, 04:20 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Elly Setyo Rini
Mendag, Mari Elka Pangestu (ANTARA/Reuters-Daniel Munoz)

VIVAnews - Distribusi air minum kemasan menjelang dan sesudah Lebaran akan diikutkan dalam jalur sembako. Seperti diketahui, air minum kemasan bukan termasuk kategori kebutuhan bahan pokok yang diprioritaskan dalam jalur distribusi.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu sudah meminta pada Menteri Perhubungan agar air minum dalam kemasan diberikan dispensasi. "Saya minta ke Menhub agar air minum dalam kemasan bisa untuk melewati jalur tertentu," katanya saat jumpa pers Rapat Koordinasi Persiapan Lebaran 2009 di kantor Departemen Perhubungan Jakarta, Jumat, 11 September 2009.

Dengan demikian, kata Mari, distribusi air minum dalam kemasan akan bisa dilakukan meski H-7 dan H+7, truk-truk dan kendaraan besar yang mendistribusikan barang di luar kebutuhan pokok dilarang melintas.

Permintaan tersebut diajukan karena pada Lebaran tahun lalu, sempat terjadi kelangkaan air minum. Kelangkaan ini terjadi karena truk-truk pengangkut dilarang beredar.

Hal tersebut dipertegas oleh Plt. Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani bahwa truk-truk berisi air minum dalam kemasan diperbolehkan lewat. "Sesuai dengan permintaan Mendag kepada Menhub untuk dikecualikan," kata dia.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Depdag Subagyo menjelaskan, distribusi air minum dalam kemasan akan dimintakan mengikuti jalur bahan pokok.

"Sudah disepakati dan dikoordinasikan di level Dirjen Perhubungan Darat jadi sama dengan jalur bahan pokok," kata dia.

Beberapa jalur utama yang bisa dilewati oleh pasokan BBM dan sembako plus air minum dalam kemasana yakni jalur pantai Utara dan pantai Selatan.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial