Bisnis
Sesi II Tutup

IHSG & Rupiah Masih Berjaya

Indeks di BEI menguat tipis 0,16% ke level 2.415, sedangkan rupiah di posisi 9.925/US$.

Jum'at, 11 September 2009, 16:23 WIB
Antique
Papan pengumuman valas (Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dan mata uang rupiah masih bergerak positif, meski dalam perjalanannya menjelang penutupan keduanya sempat didera tekanan jual.

Menurut analis PT BNI Securities Akhmad Nurcahyadi, perbaikan kinerja data perekonomian Amerika Serikat dan kenaikan bursa Dow Jones semalam diprediksi menjadi katalis penggerak transaksi perdagangan indeks hari ini.

"Kalau tekanan jual yang sempat terjadi menjelang penutupan tadi akibat IHSG telah mengalami reli hampir sepekan, sehingga memicu aksi profit taking (ambil untung)," kata dia melalui riset yang diterima VIVAnews di Jakarta, Jumat, 11 September 2009.

IHSG penutupan transaksi akhir pekan ini, menguat tipis 4,08 poin (0,16 persen) ke level 2.415,95. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks terangkat di posisi 2.420,07 atau naik 8,21 poin (0,34 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,66 triliun dan volume tercatat 10,93 juta lot, dengan frekuensi 102.464 kali. Sebanyak 84 saham menguat, 81 melemah, 85 ditutup stagnan, serta 213 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 1,12 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp 590,20 miliar.

Bursa Asia saat IHSG tutup bergerak variatif. Hang Seng Index terangkat 91,86 atau 0,44 persen menjadi 21.161,42, Nikkei 225 turun 69,34 poin (0,66 persen) ke level 10.444,33, dan Straits Times menguat 3,57 atau 0,13 persen di posisi 2.685,59.

Di Bursa Efek Indonesia, saham unggulan yang menguat besar di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) terangkat Rp 400 (1,28 persen) di posisi Rp 31.600, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp 400 atau 3,01 persen ke level 13.650, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat Rp 125 (4,13 persen) menjadi Rp 3.150.

Rupiah Stabil Positif
Akhmad mengakui, pelemahan sementara nilai tukar rupiah yang akhirnya bergerak positif kembali turut mempengaruhi pergerakan positif indeks sore ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah berada di posisi 9.925 per dolar AS dari transaksi pagi tadi yang bercokol di level 9.940/US$.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.920 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Kamis, 10 September 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran 9.930-9.934/US$.


antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial