VIVAnews - Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas) mengaku sedang mengincar sejumlah lahan untuk mendukung program pemerintah membangun rumah sederhana sehat (RSH).
"Kita akan tambah 70 hektare untuk persediaan lahan Perumnas di tahun ini," kata Direktur Pemasaran Perum Perumnas Teddy Robinson usai acara buka bersama di Kantor Pusat Perum Perumnas Jakarta, Rabu malam, 9 September 2009.
Menurut Teddy, perseroan sudah menyiapkan dana internal sebesar Rp 75 miliar guna mendukung bertambahnya lahan kosong (landbank) milik Perumnas yang saat ini sudah mencapai 2.500-an hektare (ha). "70 ha ini diperuntukan bagi pembangunan RSH," ujarnya.
Dia mengakui, lahan-lahan yang diincar Perumnas yaitu Pematang Siantar, Lahat, Puri (Banjarmasin), Garut, dan Sukabumi. "25 ha di Sukabumi dalam waktu dekat akan kita eksekusi, setelah sebelumnya Pati dan Banjarmasin," kata Teddy.
Teddy menuturkan, lahan-lahan yang akan diakuisisi perseroan rata-rata di atas 10 ha dan akan dibangun RSH dengan berbagai tipe, terutama tipe 27 dan 36.
Sedangkan untuk pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami), dirinya mengatakan lahannya akan diusahakan dari tanah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak terpakai dan terbengkalai. "Saat ini lahan-lahan dari perusahaan BUMN," tutur Teddy.
antique.putra@vivanews.com