Bisnis
Sesi II Tutup

IHSG Masih Naik, Rupiah Stabil

Indeks di BEI terangkat 1,19% ke level 2.411, sedang rupiah berada di posisi 9.930/US$.

Kamis, 10 September 2009, 16:28 WIB
Antique
Papan pengumuman valas (Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali berakhir positif, meski ditakutkan tertekan akibat dua hari terakhir menguat. Nilai tukar rupiah pun terlihat terus stabil di bawah level 10.000 per dolar Amerika Serikat.

Menurut M Habdi, analis PT Phillip Securities, pergerakan positif sebagian besar saham-saham pasar modal hari ini diprediksi menjadi pemicu IHSG masih menguat walau diprediksi akan rawan tekanan jual hari ini akibat dua hari terakhir menguat.

"Terlihat, selain lapis utama, lapis dua dan tiga juga ramai diburu investor," ujarnya kepada VIVAnews di Jakarta, Kamis, 10 September 2009.

IHSG pada penutupan transaksi hari ini, terangkat 28,52 poin (1,19 persen) ke level 2.411,86. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks menguat di posisi 2.405,47 atau naik 22,13 poin (0,92 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 5,04 triliun dan volume tercatat 22,43 juta lot, dengan frekuensi 100.469 kali. Sebanyak 140 saham menguat, 47 melemah, 80 ditutup stagnan, serta 196 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 1.21 triliun, sedangkan penjualan mencapai Rp 652,26 miliar.

Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak positif. Hang Seng Index terangkat 218,52 atau 1,05 persen menjadi 21.069,56, Nikkei 225 naik 201,53 poin (1,95 persen) ke level 10.513,67, dan Straits Times menguat 31,54 atau 1,19 persen di posisi 2.682,02.

Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham lapis dua dan tiga yang menguat besar di antaranya PT Schering Plough Indonesia Tbk (SCPI) terangkat Rp 5.500 (16,92 persen) di posisi Rp 38.000, PT Multi Bintang Indonesia Tbk naik Rp 300 atau 0,26 persen ke level 115.000, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) menguat Rp 300 (2,09 persen) menjadi Rp 14.650.

Rupiah Stabil
Habdi juga mengakui, penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS turut mendorong pergerakan positif indeks Kamis sore ini.

Berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah berada di posisi 9.930 per dolar AS dari transaksi pagi tadi yang bercokol di level 9.925/US$.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 9.934 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Rabu, 9 September 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran 9.935-9.940/US$.


antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial