Suntikan Modal Membengkak

Modal Century Setara Tunjangan 700 Ribu Guru

Ketua BPK Anwar Nasution terkaget-kaget dengan membengkaknya suntikan modal Century.

Rabu, 2 September 2009, 09:47 WIB
Heri Susanto
ATM Bank Century (Vivanews/Nur Farida Ahniar)

VIVAnews - Lonjakan suntikan modal PT Bank Century Tbk dari suntikan awal Rp 630 miliar yang terus membengkak menjadi Rp 6,7 triliun menimbulkan pertanyaan berbagai kalangan.

Bahkan, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution terkaget-kaget dengan membengkaknya suntikan modal Century tersebut. "Saya tidak tahu, kok menjadi 10 kali lipat," kata Anwar di Jakarta, Selasa, 1 September 2009.

Banyak pihak, khususnya dari anggota Komisi Keuangan DPR mempertanyakan besarnya suntikan modal untuk bank yang sebelumnya dikendalikan oleh bankir bermasalah Robert Tantular tersebut.

Ini hanya sekedar pembanding betapa besarnya suntikan modal Century tersebut. Mengacu pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2010, dana sebesar itu setara dengan alokasi tunjangan profesi untuk 722 ribu guru, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah, dosen hingga jenjang profesor yang jika ditotal mencapai Rp 6,6 triliun.

Berikut ini perincian tunjangan profesi seluruh guru, dosen dan profesor di Indonesia:

1. Tunjangan profesi 164 guru pendidikan dasar sebesar Rp 3,3 triliun.
2. Subsidi tunjangan fungsional 348 ribu guru non-PNS jenjang pendidikan dasar Rp 836 miliar.
3. Tunjangan profesi 53 ribu guru pendidikan menengah Rp 1,1 triliun.
4. Subsidi tunjangan fungsional bagi 129 ribu guru non-PNS jenjang pendidikan menengah Rp 311 miliar.
5. Tunjangan profesi 24 ribu dosen sebesar Rp 735 miliar.
6. Tunjangan profesi bagi 4 ribu profesor sebesar Rp 302 miliar.

heri.susanto@vivanews.com

Baca Juga:

1. Darmin: Banyak yang Sakit Karena Century
2.
JK: Century Dirampok, Tak Pantas Diselamatkan
3. Menkeu Laporkan Kasus Century ke Presiden
4. JK: Karena BI Lembek, Kita Tanggung Century



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
ORANG PAJAK
03/09/2009
berita ki yang bagus gitu loh buat negara.., media ki harus memajukan bukan memojokkan..,
Balas   • Laporkan
rois
03/09/2009
mana hati nuranimu pemerintah?
Balas   • Laporkan
Mamat Rempit
02/09/2009
Serahkan saja pada yang berwenang
Balas   • Laporkan
Eko Sembrono
02/09/2009
Sudahlah... Media jangan terlalu membesar-besarkan masalah yg sedang dihadapi Bangsa ini,, mulai dari isu politik,, keamanan bahkan skandal perbankan seperti ini saja dikait kaitkan dengan "Tunjangan guru"... saran saya bikin berita yang bagus agar masyar
Balas   • Laporkan
Heru
02/09/2009
Jumlah yang tidak sedikit, dan.......... saya sebagai guru non PNS yang seharusnya sudah mendapatkan tunj, fungsional sampai detik ini belum mendapatkan, merasa sangat iri. Debitur aja dikasih kok guru yang berbuat baik buat negara. Belum dikucurkan. Mam
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ