Sesi II Tutup

IHSG Merah, Rupiah Menguat

Indeks di BEI terkoreksi 1,5% ke level 2.341, sedang rupiah bercokol di posisi 10.060/US$.

Senin, 31 Agustus 2009, 16:24 WIB
Antique
Papan perdagangan saham (ANTARA)

VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terus terhempas ke zona merah, sejak awal perdagangan pagi tadi. Namun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak positif.

Menurut William Henley, direktur PT CIMB-GK Securities Indonesia, sentimen regional yang masih buruk dengan anjloknya bursa China pagi tadi terus berimbas negatif ke IHSG. "Indeks domestik terus terkoreksi hari ini," ujarnya melalui riset yang diterima VIVAnews di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2009.

Pada penutupan transaksi sesi II hari ini, IHSG terkoreksi 35,71 poin (1,50 persen) ke level 2.341,54. Sedangkan pada akhir sesi I tadi, indeks melemah di posisi 2.351,5 atau turun 25,74 poin (1,09 persen).

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,15 triliun dan volume tercatat 11,46 juta lot, dengan frekuensi 80.276 kali. Sebanyak 39 saham menguat, 177 melemah, 44 ditutup stagnan, serta 203 saham tidak terjadi transaksi.

Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 775,98 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 760,68 triliun.

Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham unggulan yang melemah besar di antaranya PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) yang turun Rp 300 (3,70 persen) di posisi Rp 7.800, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melemah Rp 250 atau 2,89 persen menjadi Rp 8.400, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang terkoreksi Rp 200 (1,37 persen) ke level Rp 14.300.

Rupiah Positif
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat 60 poin terhadap mata uang Amerika Serikat saat penutupan sore ini.

Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 10.060 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di level 10.100/US$.


antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ