Bisnis

Pertamina Bisa Geser ExxonMobil di Blok Cepu

Peluang tersebut terbuka jika terbukti manajemen Mobil Cepu Limited (MCL) tidak beres.

Jum'at, 28 Agustus 2009, 11:21 WIB
Heri Susanto, Ferial
Kilang Minyak (AP Photo/Seth Perlman)

VIVAnews - PT Pertamina (persero) berpeluang menjadi operator di Blok Cepu, Bojanegara.

Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) R Priyono mengatakan peluang tersebut terbuka jika terbukti manajemen Mobil Cepu Limited (MCL), anak usaha ExxonMobil yang selama ini menjadi operator di Blok tersebut tidak beres sehingga menyebabkan produksi Blok Cepu terlambat dari target.

"Kalau manajemennya parah sekali, bisa saja kami minta Pertamina menjadi operatornya," ujar dia di Kantor BP Migas Gedung Patra Jasa,Jakarta Jumat 28 Agustus 2009.

Menurut Priyono meskipun ExxonMobil perusahaan migas yang memiliki kompetensi yang tinggi namun belum tentu memilik pekerja yang berkualitas juga. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan meneliti siapa pihak yang bertanggung jawab atas keterlambatan produksi di Blok Cepu.

"Jika memang mereka tidak berkompeten, bisa saja kami terminasi kontrak mereka, pemerintah kan punya kedaulatan," kata dia. Sebagai tindakan terakhir untuk MCL, Priyono menjelaskan, kemungkinan membawa MCL ke abitrase.

Seperti diketahui, sebelumnya MCL sesuai kontrak harus memproduksi minyak sebesar 20.000 barel perhari (bph) pada Agustus ini. Rencana produksi itu molor dari yang dijanjikan pada akhir 2008 dan April 2009.

heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Cah gemblung
28/08/2009
Kalo bisa sendiri, kenapa tidak
Balas   • Laporkan
SUkma Jati
28/08/2009
kalo indonesia tidak memiliki kemampuan untuk mengolah sumberdaya yg ada di perut bumi ini, ya jangan di eksplorasi... sudah saatnya indonesia memiliki semua sumberdaya alam ini sendiri, jangan sampai seperti afrika, semua kekayaannya (minyak mentah) d
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial