Bisnis

BPOM Tolak Kedelai DMO & Madu Asal AS

Badan pengawas menilai tidak semua produk impor masuk produk unggulan.

Senin, 24 Agustus 2009, 16:07 WIB
Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
Madu (lbjsbrownbag.com)

VIVAnews - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menolak produk kedelai impor yang mengandung Genetically Modified Organisme (DMO). Bahkan BPOM telah mencabut izin distributor komoditas tersebut.

"Kalau komoditas impor begitu bermasalah ya kita reject, seperti kemarin kedelai impor GMO ada yang kita cabut izinnya," kata Kepala BPOM Husniah R Thamrin Akib di Jakarta, Semin 24 Agustus 2009.

Kedelai hasil rekayasa genetika dengan jenis bakteri tertentu yang membuat tanaman tahan terhadap herbisida ditambah virus dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan karena mengandung racun.

BPOM mengirimkan makanan olahan impor yang berbahaya ke Komisi Keamanan Hayati untuk ditelaah apakah berbahaya atau tidak. Jika ada rekomendasi dari komisi tersebut, maka BPOM akan mengeluarkan izin edar atau tidaknya.

Selain kedelai, BPOM juga menolak madu yang mengandung chloramphenicol dari beberapa negara seperti Amerika, Jepang, Cina. "Pokoknya kalau bermasalah kita tolak," katanya.

Menurutnya produk impor tidak selalu bagus, karena sebelumnya BPOM telah memusnahkan bahan makanan yang mengandung melamin, formalin.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial