Menkeu Akui Paket Stimulus Tak Jalan Mulus

Beberapa proyek di antaranya ada yang tak bakal terlaksana tahun ini karena kendala teknis

Sabtu, 22 Agustus 2009, 11:23 WIB
Umi Kalsum, Agus Dwi Darmawan
Menkeu dan Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani (Andika Wahyu)

VIVAnews - Pelaksanaan stimulus fiskal tahun 2009 sebesar Rp 12,2 triliun tidak semua berjalan lancar. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui beberapa di antaranya ada yang tidak bakal terlaksana tahun ini karena kendala teknis.
 
Menurutnya beberapa menteri departemen terkait sudah melaporkan hal itu. "Sebagian ada masalah teknis seperti masalah lokasi dan masalah perencanaannya," kata Sri Mulyani di Departemen Keuangan, Jumat malam, 21 Agustus 2009.

Untuk itu beberapa proyek yang menghadapi persoalan tanah dan kendala lain yang tidak memungkinkan proyek ini jalan, kemungkinan tidak akan dievaluasi.
 
Departemen yang terkendala ini misalnya di Departemen Perhubungan dan Departemen Pekerjaan Umum. Menurut Sri Mulyani laporannya antara lain terkait perencanaan dari kabupaten yang tidak cocok karena berimbas ke APBD.

"Nanti kita lihat, tapi klarifikasi dari menteri-menteri terkait besarnya penyerapan stimulus sudah lebih dari 12,61 persen," katanya. Para menteri juga melaporkan kalau tidak ada masalah teknis, seluruh anggaran stimulus akan selesai akhir tahun anggaran ini.
 
Sebelumnya dalam catatan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara, Herry Purnomo penyerapan anggaran stimulus fiskal tahun 2009 sampai dengan 18 Agustus 2009, totalnya mencapai 12,61 persen atau terserap Rp 1,538 triliun dari total Rp 12,2 triliun. Realisasi terbesar adalah dari Departemen Kesehatan yang mencapai 35,62 persen dari pagu Rp150 miliar.
 
Rincian catatan penyerapan anggaran stimulus antara lain dari Departemen Pekerjaan Umum yang mendapatkan pagu terbesar realisasinya baru 15,01 persen atau sekitar Rp990,868 miliar, Kantor Menteri Negara Perumahan Rakyat dengan realisasi 18,6 persen atau Rp 74,385 miliar, ESDM realisasi 21,27 persen atau Rp106,349 miliar, dan Departemen Perhubungan realisasi 12,54 persen atau Rp 275, 715 miliar. Selain daftar tersebut, realisasi sejumlah departemen lain sangat kecil yakni masih dibawah 5 persen.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ