Jabar Setujui Kran Impor Gula Dibuka

Jelang Puasa dan Lebaran, harga gula pasir di Jawa Barat sudah menyentuh Rp 9.500/kilogram

Jum'at, 21 Agustus 2009, 11:27 WIB
Antique, Elly Setyo Rini
  (Arief Priyono)

VIVAnews - Menjelang Puasa dan hari raya Lebaran, harga gula pasir di Jawa Barat sudah menyentuh angka Rp 9.500 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat Agustiar mengatakan tingginya harga gula perlu diantisipasi. "Apakah perlu operasi pasar khusus untuk gula pasir," kata Agustiar saat menerima kunjungan Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu di Pasar Baru Trade Centre Bandung Jawa Barat, Jumat, 21 Agustus 2009.
 
Selain itu, untuk menekan harga gula di pasaran, Agustiar sepakat jika kran impor gula dibuka lebih lebar. "Saya sepakat jika asosiasi meminta impor gula dibuka," katanya.
 
Sementara itu, bahan pokok lain seperti telur dan daging ayam mulai merangkak naik meski masih terkendali. "Kenaikan harga telur masih terkendali sekitar Rp 500-1.000 per kilogram," kata dia.

Langkah antisipasinya, Agustiar menambahkan, akan dibuat posko bahan pokok.
 
"Karena potensi masing-masing daerah tidak merata akan ada split, jika salah satu daerah mengalami gangguan," ujarnya. Lima wilayah di Jawa Barat, menurutnya, secara serempak akan mengadakan bazar Ramadhan pekan depan.
 
Berdasarkan pantauan VIVAnews, harga telur ayam di Pasar Baru Bandung hari ini turun Rp 500 per kilogram menjadi Rp 13.500 per kilogram dibandingkan kemarin.

"Memang biasanya sebelum Puasa turun, tapi seminggu setelah Ramadhan akan naik," kata Tatang (35 tahun), salah seorang pedagang di Pasar Baru Bandung. Pasokan telur ayam diambilnya dari Blitar Jawa Timur seharga Rp 12.500 per kilogram.
 
Sementara itu, harga daging ayam sudah mencapai Rp 25 ribu per kilogram dan diperkirakan dalam dua hari lagi bisa naik.
 

antique.putra@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ