VIVAnews - PT Pertamina (persero) memprediksi menjelang hari raya idul fitri tahun ini akan terjadi peningkatan konsumsi premium di seluruh Indonesia hingga 15 persen.
"Rata-rata peningkatan konsumsi 15 persen," ujar Deputi Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Kantor Pertamina Pusat Jakarta Rabu 19 Agustus 2009.
Menurut dia, lonjakan konsumsi terjadi di sekitar wilayah arus mudik yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, kata dia, untuk konsumsi premium di Jakarta justru dapat mengalami penurunan hingga 60 persen sebab pada hari raya Jakarta sepi penduduknya.
Untuk konsumsi nasional perhari premium berada di kisaran 58.000 Kiloliter (KL). Konsumsi elpiji 6000 Metrik ton (MT) untuk elpiji bersubsidi yaitu 3 kilogram (kg), sedangkan untuk yang nonsubsidi 3500 MT.
Guna mengantisipasi permintaan yang melonjak tersebut, Hanung menjelaskan, pihaknya menyiagakan SPBU 24 jam di jalur mudik dan arus balik mulai H-10 dan H+10 terutama di sepanjang Jalur Pantura, Jalur Selatan, arah Merak dan Lampung serta wilayah Indonesia lainnya.
Selain itu, kata dia, melakukan pengaturan pembedaan jalur pelayanan antara motor dan mobil di SPBU, menyiapkan kantong-kantong BBM di lokasi strategis serta menambah armada tanki penyaluran BBM hingga 20 persen.