VIVAnews - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai giat mengintensifkan penindakan di wilayah Selat Malaka. Langkah itu dilakukan untuk mencegah masuknya produk-produk ilegal selama bulan Ramadhan ini.
Direktur Jenderal Pajak Anwar Suprijadi mengatakan, patroli lebih difokuskan ke Selat Malaka karena wilayah itu banyak lalu lintas penyelundupan dari Malaysia dan Singapura.
"Kemarin kita sudah menangkap salah satu kapal yang isinya pakaian garmen. Jadi, kita sekarang mengerakkan kapal patroli di sana sebagai antisipasi," kata Anwar di Kantor Menko Perekonomian, Senin, 17 Agustus 2009.
Anwar menuturkan, Ditjen Bea dan Cukai memang tidak menggelar razia khusus. Namun, pengaman dilakukan untuk semua produk ilegal baik itu tekstil, elektronik, alas kaki, mainan dan makanan dan minuman.
antique.putra@vivanews.com