Menteri PAN Taufik Effendi

Gaji Presiden Idealnya Lima Kali Gaji Menteri

Dia membandingkan gaji presiden dengan gaji Direktur BUMN mempunyai jarak yang lebar.

Jum'at, 14 Agustus 2009, 16:55 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
Megawati, SBY & Jusuf Kalla dalam Debat Calon Presiden 2009 (Biro Pers Istana/ Abror Rizki)

VIVAnews - Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Taufik Effendi mengatakan gaji presiden idealnya 5 kali gaji menteri. Saat ini gaji presiden hanya Rp 60 juta.

"Harusnya gaji presiden itu 5 kali gaji menteri," kata dia di Jakarta jumat 14 Agustus 2009.

Menurut dia, meski belum ada kenaikan gaji pejabat negara, namun nantinya gaji pejabat negara akan naik. Dia membandingkan gaji presiden dengan gaji Direktur BUMN mempunyai jarak yang lebar.

"Tentu harus ada kenaikan, contohnya dengan gaji direktur BUMN. Presiden saja gajinya cuma 60 juta," paparnya.

Saat ini gaji menteri sekitar Rp 16 juta. Namun ketika ditanya berapa kenaikan gaji pejabat negara, dia berujar "Ini lagi di bahas, saya belum tahu," paparnya.

Jika dihitung gaji menteri sebesar Rp 16 juta, maka idealnya gaji presiden sebesar Rp 80 juta.

Dia mengatakan tingkatan gaji PNS dari gaji terendah hingga gaji teratas hanya mempunyai jenjang 3,6 kali. PNS yang bergaji rendah naik terus gajinya.
"Yang di bawah naik terus, yang di atas gak naik-naik," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
pegawai horor
14/08/2009
lha ini menteri koq ngiri sama pns golongan bawahl.. lha iya pak menteri, wong naiknya cm 5% dari gaji pokok, kalo gji pokoknya cm 600 rb, naik 10 kali juga tetap gak cukup. bagaimana dengan pegawai honor pusat dan daerah yg belum jelas nasibnya ini pak??
Balas   • Laporkan
roeli
14/08/2009
Kalau mau jadi presiden harus siap tidak jadi orang kaya. Kalau presiden mikirin gajinya, gimana mau mikirin rakyatnya? Presiden bekerja agar rakyatnya menjadi kaya dan sejahtera bukan mikirin dirinya dan keluarganya supaya kaya. Kalau direktur BUMN ka
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ