VIVAnews - Dua negara maju di Eropa, Jerman dan Prancis, tampaknya sudah bisa keluar dari resesi. Dalam pengumuman Kamis, 13 Agustus, kedua pemerintah mengungkapkan bahwa pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) pada triwulan kedua tahun ini (April-Juni) sama-sama naik 0,3 persen.
Pada triwulan pertama, GDP Jerman masih turun 3,5 persen, begitu pula dengan Prancis yang merosot 1,3 persen. Maka, menurut teori, Jerman dan Prancis telah keluar dari resesi karena tingkat GDP masing-masing tidak lagi turun, setidaknya selama dua triwulan berturut-turut.
Menurut para ekonom, keberhasilan Jerman dan Prancis keluar dari resesi tampaknya berkat program ekonomi masing-masing negara yang mendukung penjualan otomotif domestik. Di AS, bantuan itu disebut dengan program "cash for clunkers." Selain itu, sejumlah program stimulus dari pemerintah berhasil membangkitkan ekonomi Jerman dan Prancis.
Tadinya, banyak yang mengira bahwa AS-lah yang bakal menjadi negara pertama dari kelompok ekonomi maju yang keluar dari resesi. Namun pada triwulan kedua tahun ini, GDP di AS masih turun 1 persen, demikian ungkap Washington Juli lalu. (AP)