Bisnis
RAPBN 2010

Untuk Apa Saja Dana Pendidikan Rp 200 Triliun

Ini untuk belanja rutin, gaji guru dan program pengembangan pendidikan.

Jum'at, 7 Agustus 2009, 08:56 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
  (VivaNews/ Nurcholis Lubis)

VIVAnews - Anggaran pendidikan merupakan anggaran terbesar yang dialokasikan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2010. Anggaran pendidikan memperoleh jatah sebesar Rp 200 triliun.

Namun, banyak kalangan mempertanyakan untuk apa sesungguhnya anggaran dengan jumlah luar biasa tersebut?

Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2010 disebutkan  perincian penggunaan anggaran tersebut. Ringkasannya telah disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraan di DPR, Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2009.

Perinciannya:
A. Belanja Pemerintah Pusat
1. Departemen Pendidikan Nasional Rp 79 triliun
2. Departemen Agama Rp 51 triliun
3. Kementerian Negara/Lembaga Rp 22 triliun
4. Cadangan penyesuaian anggaran Rp 1,7 triliun

B. Belanja Pemerintah Daerah
1. Dana Bagi Hasil Pendidikan Rp 521 miliar
2. Dana Alokasi Khusus Pendidikan Rp 9,3 triliun
3. Dana Alokasi Umum Pendidikan Rp 93 triliun
4. Tambahan Tunjangan Pendidikan Guru Rp 7,9 triliun
5. DAU Tunjangan Profesi Guru Rp 8,8 triliun
6. Dana Otonomi Khusus Pendidikan Rp 2,2 triliun.

Dari total anggaran yang dibelanjakan pemerintah pusat dan daerah itu, sekitar Rp 51 triliun dibelanjakan untuk program pendidikan. Ini mencakup bantuan operasional sekolah bagi puluhan juta anak SD dan SMP, pembangunan sekolah dan labolatorium, beasiswa ribuan siswa dan mahasiswa miskin, serta tunjangan bagi guru, dosen dan guru besar.

Berikut ini perincian anggaran untuk program pendidikan sebesar Rp 51,8 triliun.
1. Program Pendidikan Anak Usia Dini Rp 834 miliar.
2. Program Wajib Belajar Sembilan Tahun Rp 26 triliun.
3. Program Pendidikan Menengah Rp 4,2 triliun.
4. Program Pendidikan Tinggi Rp 16,5 triliun.
5. Program Peningkatan Mutu Pendidik Rp 2 triliun.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Suharto,S.Pd
27/10/2009
Anggaran pendidikan memang besar,tapi yang patut disesali adalah komponen gaji guru dan pendidikan kedinasan masuk dalam anggaran pendidikan.gaji guru harus masuk pos belanja pegawai.kalau seperi itu,biaya sekolah SMA dan perguruan tinggi tidak sebesar se
Balas   • Laporkan
PANJI ANGGARA
07/09/2009
Program bagus untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tapi tetap harus ada kontrol jangan sampai dana sebesar itu di korupsi.....
Balas   • Laporkan
de_acek
15/08/2009
Anggarannya sih wah, tapi ga ada data pembandingnya jadi ga bisa cari perbedaannya dengan data anggaran tahun lalu..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial