VIVAnews - Pameran ekonomi kreatif bertajuk "Virus K" yang digeber pada 7 - 9 Agustus 2009 di Balai Sidang Jakarta (JCC) ditargetkan akan menyedot 18 ribu pengunjung.
"Target utama tidak mengejar nilai transaksi, tapi sosialisasi dan meningkatkan apresiasi masyarakat atas produk kreatif," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat jumpa pers Pameran Ekonomi Kreatif 2009 Virus K dan Pameran Pangan Nusa 2009 di kantor Ridwan Rais Jakarta, Senin, 3 Agustus 2009.
Dengan demikian, dia menambahkan, melalui pameran ini virus-virus kreatif akan tersebar luas ke seluruh masyarakat Indonesia. "Ini tahun implementasi blue print ekonomi kreatif," kata dia.
Pemerintah memberikan insentif stan gratis bagi partisipan pameran, sementara untuk pemenang Pameran Pangan Nusa Award 2009 akan difasilitasi untuk masuk ke ritel modern. "Insentif untuk stan pameran dan promosi mencapai Rp 2 - 3 miliar," ujar Mari.
Virus K akan menampilkan 14 subsektor industri kreatif dan akan digelar talkshow bertema creativepreneurship dengan Komunitas Blogger Indonesia dan peragaan busana KRATON. "Band Coklat sebagai salah satu duta 100 Persen Cinta Indonesia akan membuka pameran tanggal 7 Agustus," katanya.
Sedangkan Pameran Pangan Nusa 2009 akan menggelar beberapa kegiatan unik, seperti Lomba Masak Nasi Goreng 'Korps Diplomatik' dan sosialisasi minuman jamu di Pojok Herbal bersama Ratu Jamu Gendong. hadi.suprapto@vivanews.com