VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi
5 persen pada 2010 itu dapat didukung dengan pertumbuhan kredit sebesar 15-20 persen.
"Jika respons penurunan suku bunga kredit lebih cepat maka akan mendukung pemulihan pertumbuhan ekonomi lebih cepat," kata Menkeu di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2009.
Menurut dia, pertumbuhan kredit sebesar 20 persen tahun depan masih sangat dimungkinkan jika suku bunga pinjaman terus menurun lebih cepat.
Bank Indonesia menekankan penurunan suku bunga kredit masih cukup terbuka karena besaran penurunan suku bunga kredit masih lebih rendah dibandingkan penurunan BI Rate. Saat ini, BI Rate di level 6,75 persen.
BI Rate sudah turun 250 basis poin sejak 2009, namun suku bunga kredit baru turun 80 basis poin. Sementara suku bunga deposito sudah turun 190 basis poin.
"Ruang perbaikan suku bunga kredit mestinya masih cukup terbuka," kata Deputi Gubernur Senor Bank Indonesia Darmin Nasution di Jakarta Senin 3 Agustus 2009. Tahun ini, pertumbuhan kredit bank diperkirakan mencapai 15,6 persen.
BI akan menekankan kehati-hatian perbankan, efisiensi bank, dalam rangka melakukan perbaikan tingkat bunga pinjaman dan kredit. Selain itu BI dan pemerintah juga melakukan konsolidasi bersama. "Ini perlu upaya duduk bersama dengan perbankan," katanya.