VIVAnews - Tak lama lagi, virus K bakal menyebar di Balai Sidang Jakarta (JCC). Ini bukan virus H1N1 atau virus flu burung, virus K yang sengaja disebarluaskan oleh pemerintah pada 7 - 9 Agustus 2009 ini merupakan virus Kreatif melalui suatu Pameran Ekonomi Kreatif 2009 di JCC.
"Ada beberapa segmen masyarakat yang mulai terjangkit virus ini tapi belum menyebar," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat jumpa pers di kantor Ridwan Rais Jakarta, Senin, 3 Agustus 2009.
"Inti acara ini bagaimana virus ini disebarkan dan tidak akan ada antivirusnya. Virus ini diharapkan tidak akan bisa hilang dan akan terus melekat. Jadi jangan dikonotasikan dengan arti negatif."
Pameran yang bertema "Citarasa Kreativita" juga akan dibarengi dengan Pameran Pangan Nusa (PPN) 2009 yang akan diselenggarakan sehari sebelumnya.
Virus K dan PPN 2009, menurut Mari, merupakan acara puncak Tahun Indonesia Kreatif 2009 dengan menampilkan produk dan individu kreatif dari 14 subsektor ekonomi kreatif.
Di antaranya, kesenian dan barang antik (25 partisipan), kerajinan tangan (9 partisipan), desain (10 partisipan), perangkat lunak games (3 partisipan), teknologi informasi (5 partisipan), riset dan pengembangan (5 partisipan), periklanan (3 partisipan), film/video/fotografi (10 partisipan), percetakan dan penerbitan (6 partisipan), televisi dan radio (5 partisipan), arsitektur (5 partisipan), musik (7 partisipan), aksi panggung (3 partisipan), dan fesyen (6 partisipan).
"Ekonomi kreatif telah memberikan kontribusi 6,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto dan jika peran UKM dihitung estimasi mampu berkontribusi sebanyak 9 persen," kata Mari. Kontribusi ekonomi kreatif selama 2002 hingga 2006 mencapai Rp 104 triliun.
Target utama pameran ekonomi kreatif yakni pasar domestik Indonesia yang besar. "Misalnya musik, sebanyak 80 persen masyarakat kita konsumsi musik dalam negeri," kata Mari.
Industri musik dalam negeri, menurutnya, saat ini tengah berkembang baik secara pertunjukan, maupun produk lainnya seperti nada dering atau soundtrack. hadi.suprapto@vivanews.com