VIVAnews - Pemerintah Indonesia menerapkan sistem National Single Window (NSW) bagi dunia usaha di Indonesia, khususnya bagi kegiatan eksport-import.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, dengan menetapkan NSW di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, disamping memudahkan dan mempercepat pelayanan bagi pelaku ekspor-import juga memudahkan bagi pekerja di pelabuhan tersebut.
Keuntungan lainnya adalah, untuk menghindari kebocoran keuangan negara, diantaranya dengan cara main mata atau memberi upeti. Sistem ini juga menguntungkan negara Indonesia, sebab negara akan tahu barang yang masuk ke Indonesia, dari mana dan siapa pemiliknya.
"Yang jelas ini akan memudahkan kita atau kepabeanan dalam menghitung berapa pajak yang harus diterima negara," ujar Menkeu Sri Mulyani.
Penerapan NSW itu akan dimulai hari ini dengan sistem ekspor terbatas di Pelabuhan Tanjung Perak.
Hadir dalam peluncuran NSW seperti, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menteri Perdagangan Maria Elka Pangestu, Menkominfo Mohammad Nuh.
Laporan: Martuji | Surabaya