VIVAnews - PT Jamsostek (Persero) mengaku pihaknya telah menyalurkan pinjaman uang uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR) sebesar Rp 200 miliar kepada 60 ribu peserta asuransi sampai saat ini.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga dalam sambutan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) Penggunaan Jasa Perbankan dan Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan dan Pemberian Jasa Perbankan Serta pinjaman Uang Muka Perumahan di Kantor Kementerian Badan usaha Milik Negara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2009.
"Kerja sama ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya kami menjalin kerja sama serupa dengan Bank Tabungan Negara," ujarnya.
Menurut Hotbonar, pihaknya selama ini berusaha menyalurkan bantuan pinjaman uang muka sebagai upaya peningkatan kesejahteraan peserta Jamsostek. Syaratnya, peserta harus rajin membayar premi, masa kepesertaan sudah setahun, maksimal penghasilan mencapai Rp 2,5 juta per bulan, serta belum mempunyai rumah.
Sementara itu, Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan kerja sama yang dibangun dengan Jamsostek merupakan bentuk komitmen BNI memberikan pelayanan perbankan secara costumized sesuai kebutuhan nasabah, sehingga dapat memberikan nilai tambah dan manfaat bagi costumer kedua pihak.
"Kerja sama ini juga mendukung program Kantor Kementerian Negara BUMN dalam menciptakan sinergi antar BUMN dalam BUMN lncorporated untuk memberikan benefit kepada seluruh stakeholder BUMN," kata Gatot.
antique.putra@vivanews.com