Bisnis

El Nino, Pemerintah Tak Impor Beras

El Nino membuat 80 - 150 ribu hektare lahan pertanian di Indonesia kekeringan.

Senin, 27 Juli 2009, 14:27 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Beras Bulog (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Pemerintah mengaku tak akan melakukan impor beras meski tengah mengantisipasi fenomena El Nino. Padahal, El Nino membuat 80 - 150 ribu hektare lahan pertanian di Indonesia mengalami kekeringan hingga 2010.

"Belum ada keperluan mendesak untuk impor beras," kata Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krishnamurti di lingkungan kantor Menko Perekonomian Lapangan Banteng, Jakarta, Senin, 27 Juli 2009.

Berdasarkan angka ramalan Badan Pusat Statistik II (Angka Ramalan II), menurutnya, masih ada peningkatan produksi sebesar 3,71 persen dibandingkan dengan 2008. "Ini yang menjadi salah satu dasar mengapa kita tidak perlu impor beras," ujarnya.

Produksi pada 2009 berdasarkan Angka Ramalan II diperkirakan mencapai 62,56 juta ton gabah kering giling. Selain karena Angka Ramalan II yang masih menunjukkan peningkatan, dia menambahkan, fenomena alam yang terjadi pada El Nino kali ini diperkirakan tidak akan lebih parah ketimbang fenomena yang sama tahun 1997.

"Perkiraan BMG, suhu air laut Indonesia masih relatif hangat dibandingkan tahun 1997," katanya. Sehingga tingkat kekeringan tidak akan separah pada 1997.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial