VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan baik Departemen Keuangan atau Bank Indonesia merupakan lembaga yang menjadi prioritas untuk dibenahi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Sri Mulyani menjawab pertanyaan VIVAnews soal pilihan antara BI dan Depkeu yang perlu mendapatkan perhatian dalam lima tahun ke depan.
"Itu bukan multiple choice (pilihan ganda). Semua harus diperbaiki," ujar Sri Mulyani saat ditemui di gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Jakarta, Rabu, 22 Juli 2009.
Saat ditanya kembali, dia akan memilih mana antara calon Gubernur BI atau Menteri Keuangan, Sri Mulyani hanya tersenyum sembari masuk ke mobilnya.
Sri Mulyani sebelumnya pernah diungkapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kandidat kuat Gubernur BI menggantikan Boediono. Namun, seusai pemilihan presiden, pencalonan itu meredup.
Bahkan, tersiar kabar Sri Mulyani batal dicalonkan sebagai Gubernur BI. Dia bakal dipertahankan sebagai Menteri Keuangan untuk periode 2009 - 2014 karena tenaganya dianggap lebih dibutuhkan di departemen ini. Tujuannya untuk melanjutkan reformasi birokrasi yang sudah berjalan di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Bea Cukai.