VIVAnews - Posisi China tidak tergeser, negara ini masih menjadi negara terbesar sebagai pemasok barang impor dengan tujuan Indonesia.
"Impor barang dari China mencapai US$ 4,85 miliar selama Januari-Mei," ujar Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2009. "Pangsa pasar impor dari China mencapai 17,36 persen."
Setelah China, dalam tempo lima bulan tersebut, pemasok barang impor terbesar kedua ke Indonesia adalah Jepang yang menguasai pangsa 12,5 persen, kemudian disusul Singapura 11,2 persen. Untuk impor dari negara-negara Asean secara keseluruhan menguasai pangsa 22,36 persen.
Ali menjelaskan impor nonmigas terbanyak masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya, yakni berupa barang mesin dan pesawat mekanik sebesar US$ 1,1 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 8,72 persen.
Nilai impor Indonesia pada Mei mencapai US$ 7,85 miliar. Dari jumlah itu, impor nonmigas sebesar US$ 6,55 miliar, sedangkan impor migas sebesar US$ 1,3 miliar.