Realisasi Anggaran Depdag Baru 24,8%

Realisasi serapan anggaran hingga 25 Juni hanya Rp 323 miliar dari Rp 1,3 triliun.

Rabu, 1 Juli 2009, 07:56 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Mendag Mari Elka Pangestu (Andika Wahyu)

VIVAnews - Realisasi anggaran Departemen Perdagangan untuk semester pertama tahun ini tercatat rendah. Dari alokasi anggaran 2009, Departemen memperoleh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebesar Rp 1,3 triliun. 

Namun realisasi serapan anggaran hingga 25 Juni 2009 hanya sebesar Rp 323 miliar atau sebesar 24,86 persen untuk membiayai pelaksanaan lima program pokok dan tujuh program penunjang.

Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, rendahnya realisasi anggaran disebabkan realisasi anggaran sebagian besar berasal dari gaji pegawai, belanja langganan daya dan jasa.

Juga karena terdapat kegiatan yang pelaksanaannya memerlukan proses lelang pada umumnya menggunakan anggaran cukup besar dan masih dalam tahap proses lelang, seperti tender stimulus pasar tradisional yang diakui saat ini sedang dalam tahap persiapan tender di pemerintah daerah setempat. Kendala juga karena terdapat kegiatan yang penjadwalannya mengikuti ketentuan pihak lain seperti sidang-sidang internasional dan partisipasi pameran internasional..

"Pada periode semester satu memang biasanya seperti itu. Tender yang baru mulai Maret dan April 2009, prosesnya baru selesai pada bulan-bulan ini," kata Mari saat rapat kerja dengan Komisi Perdagangan dan Perindustrian DPR, Selasa kemarin, 30 Juni 2009.

Kendala yang dihadapi departemen, menurut dia, tidak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Terutama pelaksanaan kegiatan besar di akhir tahun seperti trade expo Indonesia yang menelan anggaran yang cukup besar.

Diperkirakan hingga akhir Desember 2009, realisasi akan mencapai lebih dari 90 persen. Beberapa kegiatan yang dapat mendukung tercapainya realisasi tersebut, menurut Mari, antara lain, kontrak-kontrak pembangunan pasar, trade expo Indonesia, pameran pangan nusa, dan operasional rutin seperti listrik, air, telepon, dan pemeliharaan gedung kantor.

Dalam rapat tersebut, Komisi juga menyetujui pagu anggaran indikatif Departemen Perdagangan yang diajukan untuk tahun anggaran 2010 sebesar Rp 1.3 triliun dengan rincian program pokok sebesar Rp 933 miliar dan program penunjang sebesar Rp 372 miliar. hadi.suprapto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ