Data Bank Indonesia:

Rp 140 Triliun Utang Swasta Jatuh Tempo 2009

BI telah memiliki data utang swasta dari 4000 perusahaan.

Senin, 29 Juni 2009, 14:43 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
  (AP Photo/Ahn Young-joon)

VIVAnews - Bank Indonesia mengungkapkan sekitar US$ 14 miliar atau Rp 140 triliun utang swasta akan jatuh tempo pada tahun ini.

"Meski begitu, BI tidak ada kekhawatiran atas pembayaran utang luar negeri swasta," ujar Deputi Gubernur BI, Hartadi Sarwono di DPR, Senin, 29 Juni 2009.

Dia mengungkapkan semula memang dianggap tidak ada sumber dana untuk pembayaran. Namun, setelah dilihat pada kuartal pertama, BI tidak melihat ada yang perlu dikhawatirkan.

Dia menjelaskan BI telah memiliki data utang swasta dari 4000 perusahaan. Dari jumlah itu, sekitar 200 perusahaan adalah yang terdaftar di bursa. "Data yang ada menunjukkan situasinya masih bagus."

Bahkan, dia menekankan tak sedikit swasta yang bisa memperpanjang utang tersebut. katanya. Apalagi, hampir 40 persen dari total perusahaan yang memiliki utang luar negeri itu mempunyai induk usaha di luar, baik bank atau bukan bank. "Jadi, tidak terjadi default."

Sedangkan, utang pemerintah, menurut Hartadi, sebagian besar jatuh tempo pada Mei dan Juni ini. Karena itu, dia memperkirakan cadangan devisa yang bulan lalu masih US$ 58 miliar akan berkurang.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ