VIVAnews - Tiga produsen besi dan baja Indonesia teken kontrak impor senilai US$17,5 juta dengan perusahaan perdagangan Promeks Foreign Trade asal Turki. Ketiga produsen tersebut yaitu PT Krakatau Wajatama, PT Gunung Garuda, dan PT Hamasa Steel.
Kontrak senilai US$17,5 juta tersebut dalam bentuk impor produk besi dan baja Turki sebanyak 40 ribu metrik ton ke Indonesia. Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan di sela-sela Turkish-Indonesia Business Forum di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Senin, 29 Juni 2009.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia MS Hidayat menyambut baik kerja sama di bidang industri baja tersebut. "Namun, selain kerja sama perdagangan diharapkan Turki bisa masuk ke sini dengan teknologi dan power plant," kata dia.
Delegasi dari Turki diwakilkan oleh Menter Negara Turki Zafer Caglayan, Senior Project Manager Badan Promosi dan Investasi Turki (ISPAT) Ismail Bitirim, dan 50 pengusaha.
Perwakilan dari Turki tersebut diterima oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Aburizal Bakrie dan Ketua Kadin Indonesia MS Hidayat, serta 100 pengusaha dari Indonesia.
antique.putra@vivanews.com