VIVAnews - PDI Perjuangan menilai kampanye wacana Pemilihan Presiden satu putaran membuat wong cilik merasa resah dan tidak nyaman. Hal itu dikarenakan ada kekhawatiran segala cara dilakukan untuk memperoleh kemenangan dalam satu putaran.
"Kemenangan satu putaran akan menggunakan cara-cara yang akhirnya tidak memberi legitimasi kepada presiden terpilih nantinya," kata penasehat tim sukses Megawati-Prabowo, Taufiq Kiemas.
Hal ini diungkapkan Taufiq saat menerima rombongan massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memberikan dukungan ke Megawati-Prabowo, di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 29 Juni 2009.
Taufiq juga merasa heran dengan alasan hemat anggaran apabila Pemilihan Presiden digelar satu putaran. Karena alasan itu, kata Taufik, sama dengan memperjualbelikan demokrasi.
"Kalau bicara soal demokrasi, tidak ada hitungan ongkos," ucap Taufiq yang juga menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan ini.
Selain itu, Taufiq berharap kepada semua pendukung Megawati-Prabowo untuk berjuang memenangkan Pemilihan Presiden pada 8 Juli mendatang. "Kalau tidak menang, tidak ada kesempatan untuk sejahtera," kata dia.
ismoko.widjaya@vivanews.com