Bisnis

Batik Indonesia Lolos Kriteria Warisan Budaya

Secara resmi batik akan ditetapkan pada pertemuan UNESCO di Abu Dhabi, Oktober 2009.

Jum'at, 26 Juni 2009, 16:35 WIB
Hadi Suprapto, Anda Nurlaila
Perajin batik menyelesaikan pembuatan batik tulis khas Tegal. (ANTARA/R. Rekotomo)

VIVAnews - Sebentar lagi produk asal budaya Indonesia, batik, akan segera diakui sebagai warisan tidak berbentuk benda (intangible) oleh internasional. Secara resmi, batik akan ditetapkan pada pertemuan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa urusan Kebudayaan dan Pendidikan (UNESCO) di Abu Dhabi, Oktober 2009.

Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie menyatakan, pemerintah telah menerima surat dari UNESCO pada 29 Mei 2009. Isi surat memberitahukan batik Indonesia memenuhi persyaratan sebagai produk warisan kebudayaan tidak berbentuk benda (intangible heritage) dalam Representative List dari Intangible Heritage of Humanity.

Pengakuan UNESCO tersebut, Aburizal menuturkan, merupakan kebanggaan sendiri bagi bangsa Indonesia. "Kita bersyukur karena kerjakeras dari semua pihak yang berhubungan telah membuahkan hasil. Namun kita perlu menunggu hingga benar-benar diresmikan," katanya.

Aburizal mengatakan menyusul pengakuan UNESCO terhadap batik, warisan budaya Indonesia lainnya juga berpotensi untuk masuk dalam intangible heritage. Sebut saja alat musik angklung, kain dari berbagai daerah serta warisan budaya lain dapat diperjuangkan agar diakui dunia sebagai aset budaya.

"Seluruh daerah bisa diikutsertakan dalam kategori heritage. Masyarakat diharapkan memberi sumbangan nyata pada usaha ini," tutur Aburizal.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat menjadikan warisan budaya sebagai bagian kehidupan sehari-hari. Sebagai ilustrasi, batik yang tadinya berkembang di lingkungan keraton pada abad 18-19 kini digunakan sebagai dalam banyak kesempatan. "Batik sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari bangsa kita," katanya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial