VIVAnews - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik memperkirakan sebanyak 68 persen uang turis mengalir ke industri kreatif. Kondisi ini membuktikan, sektor pariwisata telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pengembangan industri kecil Indonesia.
Menurut Wacik dalam konferensi pers tentang Pekan Produk Kreatif Indonesia 2009 di Balai Sidang Senayan, Jakarta, Kamis 24 Juni 2009, pariwisata dan budaya telah menjadi kekuatan baru untuk menunjang ekonomi kreatif. "Turis datang ke Indonesia karena Indonesia tradisinya unik, makanan enak, dan pemandangan bagus," katanya.
Ia menyontohkan kombinasi antara pariwisata dan industri kreatif pernah dilakukan di Batam. "Waktu itu saya coba pakai film Ayat-Ayat Cinta diputar di Batam untuk orang Singapura dan Malaysia, ternyata mereka memang mau datang," kata dia. Turis datang ke Indonesia, karena Indonesia kalau dilihat dari segala hal memang menarik.
Pakar ekonomi kreatif dari Australia John Hartley mengaku perkembangan industri kreatif di Indonesia sangat impresif. "Ternyata tidak sekedar teori, sudah masuk ke tataran praktis," kata dia.
Menurutnya, pemerintah Indonesia tidak hanya sekedar mendukung industri kreatif tapi juga melibatkan semua pihak untuk mendukung dan bangga menggunakan produk industri kreatif.