VIVAnews - Perusahaan investasi dan energi Valco Corporation siap bekerja sama dengan tiga pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat untuk membeli 10 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara.
Perusahaan tambang yang bermarkas di Jakarta ini dipimpin M Hadi Bil'id yang juga ketua Komite Tetap Hulu Migas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Andi Hadiyanto mengatakan, perusahaan itu sudah mempresentasikan keinginannya di hadapan tiga penjabat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Namun pemerintah daerah belum memberikan tanggapan terhadap rencana itu. Hingga saat ini baru dua perusahaan yang sudah mempresentasikan keinginannya untuk bermitra dengan tiga pemerintah daerah, yakni Valco dan Amstelco Pic Ltd, bukan PT Northstar Pasific Indonesia seperti yang disebutkan sebelumnya.
"Memang ada delapan perusahaan termasuk PT Northstar Pasific Indonesia itu pernah disebut-sebut akan bermitra dengan kami, namun yang sudah presentasi hanya Valco dan Amstelco," kata Andi kepada wartawan di Mataram, Selasa 23 Juni 2009.
Meski demikian, pemerintah daerah hingga kini masih mempelajari kedua perusahaan yang ingin bermitra untuk membeli 10 persen saham Newmont Nusa Tenggara.
Presiden Direktur Valco Corporation Hadi Bil'id, disebut sebagai putra daerah Mataram. Perusahaan itu juga menggandeng Royal Bank of Scoatland. Valco juga dikabarkan mempunyai konsesi batu bara yang belum berproduksi di Sumatera Selatan. Sedangkan Amstelco akan menggandeng PT Batavia Indo Group.
Andi menambahkan, pemerintah daerah sudah sepakat tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membeli saham Newmont. "Kami tetap mencari mitra dengan konsep sharing," katanya. "Kami optimistis 10 persen saham Newmont itu kami peroleh sebelum 31 September."
Meski belum melakukan penilaian terhadap perusahaan yang hendak bermitra, Andi menyebutkan kriteria perusahaan yang dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah. Syarat-syarat itu antara lain dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat, baik secara finansial maupun dampak langsung bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga masih membuka kesempatan bagi perusahaan lain untuk bisa bermitra dengan syarat dapat mempresentasikan perusahaannya.
Selain masih mencari mitra, pemerintah daerah juga akan mengundang PT Newmont Nusa Tenggara untuk membicarakan masalah harga 10 persen saham yang mencapai Rp 4,1 Triliun itu. "Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan mengundang Newmont Nusa Tenggara," katanya. hadi.suprapto@vivanews.com
Laporan: Edy Gustan l Mataram