Bisnis
Menkeu Sri Mulyani

Punya NPWP Mahal Karena Rasa Cinta Indonesia

Untuk punya NPWP mahalnya sama dengan membeli perasaan.

Senin, 22 Juni 2009, 13:57 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Kartu NPWP (VivaNews/ Amatul Rayyani)

VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati punya istilah baru untuk kebanggaan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Menurut dia, untuk punya NPWP mahalnya sama dengan membeli perasaan.

"Bagi kami, itu sekarang bagian dari perasaan memiliki (cinta) Indonesia, perasaan ini mahal harganya," kata dia dalam pencanangan Reformasi Pajak Jilid Dua di Departemen Keuangan, Senin 23 Juni 2009.

Namun, menurut Sri Mulyani dari 14 juta pemilik NPWP, sebagian besar ada yang tidak lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dan sebagiannya nihil. "Tapi buat pemerintah tidak masalah," katanya.

Sri Mulyani mengatakan bahwa yang terpenting saat ini warga negara sudah mulai sadar bangga dengan memiliki NPWP.

Ia mencontohkan keponakannya yang baru bekerja, menunjukkan kebanggaan kepada dirinya karena telah memiliki NPWP. "Saya senang karena wajib pajak seperti ini bisa bangga dari bagian negara untuk membayar pajak," katanya.

Itu berarti apa yang dilakukan oleh Ditjen Pajak selama reformasi jilid pertama tidak sia-sia. "Karena pemain sepak bola yang hebat sekalipun, seperti Ronaldo, dia tidak akan bekerja dengan bagus kalau ditransfer ke Persija. Itulah kenapa petugas pajak harus diiringi dengan wajib pajak yang berpendidikan," katanya.

Sementara itu Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan dari total 14 juta pemilik NPWP, jumlah pelapor SPT tahun 2008 diperkirakan hanya 45 persen. Jumlah ini, kata dia, sudah lebih banyak dibanding dua tahun sebelumnya yang hanya mencapai 30 persen dari total pemilik NPWP.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial