VIVAnews - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia akhirnya kembali bergerak di zona positif dan mencoba bergerak mendekati level 2.000-an pada transaksi akhir pekan ini.
IHSG terangkat 39,48 poin atau 2,02 persen ke level 1.990,47 pada transaksi sesi II Jumat, 19 Juni 2009. Sedang pada sesi I, indeks menguat ke posisi 1.965,27 atau naik 14,28 poin (0,73 persen).
Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,02 triliun dengan frekuensi 100.452 kali. Sebanyak 109 saham menguat, 68 melemah, 70 ditutup stagnan, serta 212 saham tidak terjadi transaksi.
Pemodal asing melakukan pembelian saham Rp 644,43 miliar, sedangkan penjualan mencapai Rp 783,52 miliar.
Menurut Ukie Jaya Mahendra, pengamat pasar modal, IHSG kembali ditutup menguat akibat sentimen positif aksi beli pemodal terhadap saham-saham perbankan seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Danamon Tbk (BDMN), dan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
"Saham komoditas juga menjadi penopangnya yaitu ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk), ADRO (PT Adaro Energry Tbk), dan TINS (PT Timah Tbk)," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat.
Bursa Asia saat IHSG tutup juga bergerak positif. Hang Seng Index menguat 144,27 atau 0,81 persen menjadi 17.920,93, Nikkei 225 naik 82,54 poin (0,85 persen) ke level 9.786,26, dan indeks Straits Times terangkat 37,49 atau 1,68 persen di posisi 2.274,69.
Di Bursa Efek Indonesia, saham-saham perbankan dan komoditas yang mengalami penguatan harga besar antara lain ITMG naik Rp 1.100 (5,50 persen) di level Rp 21.100, BMRI menguat Rp 225 atau 7,50 persen menjadi Rp 3.225, dan BBRI terangkat Rp 200 (3,44 persen) menjadi 6.000.
Rupiah Membaik
Ukie juga mengakui, mata uang rupiah yang mencoba menguat kembali terhadap dolar AS turut memicu pergerakan positif indeks domestik saat ditutup pada perdagangan hari ini. "Sebab pagi tadi IHSG berfluktuasi, setelah dibuka pagi tadi menguat akibat terbawa kekhawatiran akan melemahnya rupiah," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data transaksi perdagangan Bloomberg pukul 16.00 WIB, nilai tukar rupiah bergerak di level 10.305/US$ dari transaksi pagi tadi yang ditutup 10.412 per dolar AS.
Berdasarkan data kurs transaksi BI, rupiah sore ini berakhir di posisi 10.375 per dolar AS. Sedangkan pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2009, mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 10.268-10.282/US$.
antique.putra@vivanews.com