VIVAnews - Memulai awal kerja sebagai lembaga pembiayaan ekspor, pada Rabu ini, 17 Juni 2009, Indonesia Eximbank menandatangani nota kerja sama dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara dalam hal pembiayaan.
Kerja sama ini untuk mewujudkan pembiayaan yang lebih mudah bagi BUMN dalam pengerjaan proyek diluar negeri. Penandatanganan ini yakni antara Indonesia Eximbank dengan PT Wijaya Karya Tbk, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan. Pendandatanganan ini disaksikan oleh Kepala Bapepam Fuad Rahmany dan Sekretaris Meneg BUMN Said Didu.
"Tujuannya menyediakan pembiayaan sesuai bidang masing-masing kontraktor BUMN di luar negeri," kata Direktur Utama Bank Ekspor Indonesia Arifin Indra dalam BUMN Executive Breakfast Meeting 'Sinergi Indonesia Eximbank dan BUMN Menuju Pasar Global, di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu 17 Juni 2009.
Menurut Arifin, sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 2 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, bahwa PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) dalam waktu dekat akan segera menyelesiakan masa transisinya dari Bank Ekspor Indonesia menjadi Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
LPEI dalam hal ini akan menyedikan fasilitas yang dibutuhkan. Sedangkan lilngkup pembiayaan ini, misalnya bukan tempat tinggal yang tidak mudah dibiayai bank komersial. Selain itu, LPEI juga menandatangani nota kerja sama strategis dengan Biofarma. Penandatanganan bertujuan untuk pengembangan berbagai kerja sama dalam penelitian dan lainnya.