Menkeu: Bukalah Dadaku, Pasti Merah Putih

Sesungguhnya apapun kebijakan ekonomi yang diambil jelas membutuhkan birokrasi yang baik.

Selasa, 16 Juni 2009, 18:01 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Sri Mulyani Indrawati (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup sewot dengan jargon-jargon ekonomi yang tiba-tiba menggema di tengah pertarungan calon presiden menjelang pemilihan Juli mendatang.

Dalam rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah di gedung DPD, Jakarta, Selasa, 16 Juni 2009, Menkeu meminta agar politisi dan media massa keluar dari perdebatan jargon-jargon dan judul-judul yang membodohi cara berpikir kita sendiri.

Dia gerah dengan munculnya jargon-jargon yang sesaat kelihatan menarik. Padahal, sesungguhnya apapun kebijakan ekonomi yang diambil jelas membutuhkan birokrasi yang baik. 

"Menurut saya selama saya jadi Menkeu justru sangat fokus membuat pemerintah memiliki peranan yang sangat konstruktif dan tidak perlu populis," kata Menteri Koordinator Perekonomian tersebut.

Untuk menciptakan pemerintah yang baik, pemerintah telah melakukan reformasi birokrasi, menyekolahkan staf, mendisiplinkan mereka agar bisa maju menjadi regulator yang berwibawa. Mereka juga diperlukan untuk menjaga kepentingan nasional tersebut.

"Jadi, ciri-ciri negara yang benar adalah negara yang melindungi kepentingan Tanah Airnya," ujarnya. Sikap tersebut bukanlah berhaluan liberal, tetapi merupakan kebijakan yang punya aturan. "Kalau mau dibuka dadaku inilah dadaku pasti merah putih."



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Jaka
17/06/2009
Bu Sri Mulyani, gak perlu dibuka dadanya....kami bisa malu..karena yang pasti bukan merah putih...., masak sich dada warnanya merah putih....itu dikasih cat namanya......
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ