VIVAnews - Elektronika ilegal yang masuk ke Indonesia kini kian marak. Pemerintah diminta konsisten memerangi impor ilegal yang merugikan industri elektronika dalam negeri.
"Waktu krisis banyak barang selundupan. Pemerintah memang sudah membuat aturan, dampaknya memang ada. Tapi kalau mau Indonesia menjadi basis produk ekspor, pemerintah harus konsisten memerangi impor ilegal," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Teknologi, dan Kelautan Rachmat Gobel di Jakarta, Senin 15 Juni 2009.
Krisis global, kata dia, harus bisa dijadikan momentum untuk meningkatkan perekonomian nasional. Selain memerangi impor ilegal, cara lain yang bisa dilakukan adalah membina industri kecil dengan memproteksi pasar di dalam negeri. Pasar ini tidak dimiliki negara-negara lain. Untuk elektronik, banyak yang sudah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi karena adanya proteksi pasar domestik itu.
Karenanya, imbuh dia, dalam Pameran Eco Product International Fair yang digelar pada 4-7 Maret 2010 mendatang, Indonesia diharapkan bisa memanfaatkan momentum itu untuk mendongkrak pertumbuhan. Sebab pasar internasional sudah menuntut produk yang berwawasan lingkungan. "Ini kesempatan untuk mengangkat (ekonomi). Ini bagus untuk industri kita ke depan. Apalagi kita sudah punya modal 4 persen (pertumbuhan)," katanya.