VIVAnews - Hampir empat bulan posisi Direktur Hulu PT Pertamina masih dijabat rangkap oleh Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Sebab, tanda-tanda siapa yang akan menduduki posisi tersebut belum ketahuan.
Bahkan, pihak Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengakui, kendati sudah ada beberapa calon yang akan mengisi tapi waktu uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) juga belum diagendakan.
"Kita belum mengagedakan kapan dilakukan fit and proper test," ujar Meneg BUMN Sofyan Djalil melalui pesan singkatnya kepada VIVAnews di Jakarta, Selasa, 2 Juni.
Seperti diketahui, kabar beredar beberapa nama masuk dalam pencalonan bursa Direktur Hulu Pertamina di antaranya Mantan Presiden Direktur (Presdir) anak usaha Pertamina EP yaitu Tri Siwindono dan Presdir PT Medco E&P Budi Basuki.
Sayang kedua orang ini enggan berkomentar dengan adanya kabar pencalonan tersebut. Trisiwindono hingga kini masih sulit dihubungi, sedangkan Budi Basuki masih menyangkal.
Menurut Budi, jika dirinya mengemban tugas sebagai direktur hulu Pertamina hal itu bukan pekerjaan ringan. "Ini bukan pekerjaan ringan, harus orang yang tepat," kata dia.