Empat Bulan, Nilai Ekspor CPO Anjlok 44,6%

Nilai ekspor CPO Indonesia dalam empat bulan pertama hanya mencapai US$ 2,87 miliar.

Senin, 1 Juni 2009, 16:15 WIB
Umi Kalsum, Agus Dwi Darmawan
kelapa sawit (Antara/Maril Gafur)

VIVAnews - Ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia Januari sampai dengan April merosot cukup tajam sampai 44,6 persen dibandingkan periode yang sama 2008.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penurunan signifikan ini terjadi pada nilai ekspor. Sedangkan untuk volume ekspor prosentasenya tetap naik.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan pantauan BPS Januari-April, nilai ekspor CPO Indonesia dalam empat bulan pertama hanya mencapai US$ 2,87 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun lalu nilai ekspor CPO mencapai US$ 5,19 miliar.

"Artinya memang ada penurunan harga CPO dalam empat bulan terakhir," kata dia usai jumpa pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin 1 Juni 2009.

Hal ini didasari data BPS di mana secara volume, jumlah ekspor meningkat dari 5,34 juta ton untuk periode Januari-April 2008 menjadi 5,57 juta ton pada periode yang sama 2009 ini. "Dari sisi volume terjadi kenaikan 4,3 persen," katanya.

BPS mencatat secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-April 2009 mencapai US$ 31,49 miliar atau menurun 29,31 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, sementara ekspor non migas mencapai US$ 26,90 miliar atau menurun 22,68 persen dibanding periode yang sama.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ