BBJ Transaksikan CPO di Pasar Fisik Juni

Dalam bursa komoditi akan ditawarkan berbagai harga acuan seperti harga, seperti Rotterdam

Jum'at, 29 Mei 2009, 13:46 WIB
Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
kelapa sawit (Antara/Maril Gafur)

VIVAnews - Pemerintah akan meluncurkan pasar fisik elektronik untuk komoditas CPO dan turunannya pada 28 Juni 2009. CPO akan ditransaksikan melalui Bursa Berjangka Jakarta.

Menurut Deputi Menko Bidang Partanian dan Kelautan Bayu Krisnamurti di Jakarta, Jumat 29 Mei 2009, dengan adanya pasar fisik tersebut mendukung sistem Indonesia sebagai produser ekportir CPO terbesar di dunia.

Dalam bursa komoditi ditawarkan berbagai harga acuan seperti harga CPO di Rotterdam dan Belawan. Nantinya dapat terbentuk referensi harga Indonesia, melalui bursa. "Harapan kita harga itu akan menjadi referensi," katanya.

Penjualan CPO melalui bursa dilakukan di pasar spot, atau barang yang ditawarkan sudah tersedia, dan bukan mengandung spekulasi. Pengiriman barang akan dilakukan sesuai kesepakatan business to business. Menurut Bayu, sebagian hasil produksi PTPN akan disalurkan melalui BBJ.

Indonesia dan juga Malaysia juga telah berkomitmen untuk dapat menjadi referensi internasional CPO dan produk turunannya. Adanya pengembangan itu, akan menguntungkan petani karena referensi harga lebih realistis sesuai kondisi Indonesia. Selain itu, transmisi harga ke petani bisa lebih cepat.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ