VIVAnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro menyatakan, pemasangan pipa yang mengalirkan minyak dari Blok Cepu ke Laut Jawa tinggal 5 kilometer lagi.
Join Operation Body Pertamina - Petro China telah membangun 5 kilometer dari 10 kilometer lahan yang belum mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Total panjang pipa yang menghubungkan Mudi ke Palang ini 37 kilometer dengan diameter pipa 10 inci. "Jadi sekarang tinggal 5 km lagi," kata Purnomo di Jakarta, Rabu 20 Mei 2009.
Purnomo menjelaskan, dalam pemasangan pipa dilakukan dengan pengamanan aparat kepolisian. Ini karena pemerintah tetap menginginkan produksi awal dari Blok Cepu yang terletak di Banyu Urip, Tuban, itu bisa sesuai jadwal, yaitu Agustus mendatang.
Produksi awal blok ini diperkirakan 20 ribu barel per hari. Karena tingginya produksi itu, pemerintah menekan agar secepatnya lapangan ini berproduksi, sehingga bisa menyumbang target lifting minyak nasional, 960 ribu barel per hari.
Kepala BP Migas R Priyono menuturkan, mundurnya produksi Blok Cepu karena belum adanya izin pembebasan lahan dan pemasangan pipa sepanjang 10 km dari Bupati Tuban.
Padahal, izin sudah diajukan pada Mei 2008, namun hingga kini tak kunjung keluar. Akibat mundurnya produksi ini, negara berpotensi kehilangan pendapatan US$ 150 juta.
• VIVAnews