Bisnis
Dialog Kadin dengan Capres Jusuf Kalla

Sikap Jusuf Kalla Dalam Bidang Energi

Kalla akan menahan ekspor energi guna kecukupan dalam negeri.

Senin, 18 Mei 2009, 18:42 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Jusuf Kalla Dialog dengan Kadin (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Salah satu hal terpenting dalam ekonomi Indonesia adalah bagaimana mengatur sektor energi. Sebab energi, seperti gas misalnya, diperlukan semua lapisan masyarakat dari industri besar hingga rumah tangga. 

Calon presiden dari partai Golkar, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa jika berhasil menjadi presiden, dia akan menerapkan kebijakan yang ketat dalam sektor energi ini.

Kalla akan menahan ekspor energi jika kebutuhan dalam negeri belum tercukupi. "Kebijakan energi saya adalah energi untuk kepentingan bangsa," kata Kalla usai Dialog "Presiden Pilihan" di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin 18 Mei 2009.

Energi terutama diarahkan untuk kebutuhan nasional. Ekspor engeri hanya akan dilakukan bila ada sisa antara produksi energi dan kebutuhan nasional. "Jangan ekspor gas tapi sebaliknya malah pakai diesel yang mahal," katanya.

Terkait dengan kontrak Natuna, Kalla menjawab dengan lantang bahwa kontrak sudah berakhir. "Natuna saya batalkan," ujarnya. Sementara, perkembangan negosiasi kontrak Tangguh diakaui Kalla masih di meja Menko Perekonomian.

"Kalau Tangguh saya tidak tahu perkembangannya, sudah dihandle Menko Perekonomian. Dulu saya sponsori dan pelajari, tapi karena sudah dipegang yang lain mungkin nego belum sepakat, entah kenapa," katanya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial