VIVAnews - Capres Jusuf Kalla menilai lawannya dalam pilpres Juli nanti merupakan lawan-lawan yang kuat. Baik pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono maupun Megawati-Prabowo tidak bisa diremehkan.
"Semua pasangan yang mencalonkan merupakan kompetitor kuat," kata Kalla saat menyampaikan misi dan visinya di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu 16 Sabtu 2009.
Tidak hanya itu, Kalla juga menegaskan akan bersungguh-sungguh dengan hati nuraninya memajukan masyarakat yang adil dan sejahtera. Ia juga berjanji akan mengedepankan ekonomi bangsa yang mandiri.
"Kami akan mendahulukan kepentingan rakyat dari kepentingan yang lainnya. Itu bukan hanya kita katakan di sini, tapi sudah dilakukan dulu. Insya Allah janji-janji kami akan kami lakukan," kata dia.
Janji 'lebih cepat lebih baik', imbuhnya, sudah dipenuhi dengan mendaftarkan diri pertama kali ke KPU. "Kami diajukan oleh Hanura yang nomor satu dan Golkar yang nomor 23. Kami akan jadi pasangan yang nomor 1, 2 dan 3," kata Kalla.
Sementara cawapres Wiranto mengatakan, untuk ekonomi pihaknya tidak akan mendasarkan pertumbuhan ekonomi dengan angka-angka ekonomi makro tapi akan mengedepankan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya.
Pasangan JK-Win ini berada di KPU sekitar 50 menit, sejak pukul 10.50 WIB sampai pukul 11.40 WIB. Mereka menyerahkan berkas persyaratan capres-cawapres. Berkas itu diserahkan oleh Sekjen Hanura Jus Usman dan Sekjen Partai Golkar Soemarsono. Pasangan ini harus melengkapi 32 berkas.
Ketua KPU Abdul Hafiz Ansyari mengatakan, calon diberi waktu sampai 25 Mei untuk melangkapi berkas persyaratan-persyaratan tersebut.
Setelah menyampaikan misi dan visinya, JK-Win meninggalkan KPU. Mereka sempat berfoto bersama dengan pasangannya masing-masing, Uga Wiranto dan Mufidah Kalla, di depan gerbang KPU. Seperti kedatangannya, JK-Win juga kembali berjalan kaki menuju rumah dinas Kalla.