Proyek Grup Lippo Banyak Dibiayai Konsumen

Danang Kemayan Jati: "Untuk St Moritz, lebih dari 60% investasi berasal dari pre-sales."

Selasa, 12 Mei 2009, 13:04 WIB
Antique, Nerisa
St Moritz Lippo Karawaci (www.skyscrapercity.com)

VIVAnews - Mega proyek properti PT Lippo Karawaci Tbk, The St Moritz ternyata banyak dibiayai konsumen dalam pembangunannya. Selain St Moritz, proyek superblok Kemang Village juga mengalami hal serupa.
 
Menurut Danang Kemayan Jati, head of corporate communication Lippo Karawaci, meski dana pembangunan kedua proyek grup Lippo tersebut dibiayai dari obligasi dolar, dan waran, namun penjualan tahap awal (pre-sales) yang dicanangkan perseroan juga menjadi penyanggah modal.  

"Untuk St Moritz, lebih dari 60 persen investasi berasal dari pre-sales. Sedangkan Kemang Village rata-rata mencapai 90 persen," ujarnya pada acara Investor Day di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa 12 Mei 2009.

Sementara itu, Direktur Lippo Karawaci Ketut B Wijaya mengatakan St Moritz dibangun di atas lahan seluas 11,4 hektare (ha). "Saat ini masih fondasi, sehingga akhir 2011 ditargetkan baru  rampung," tuturnya.

Selain itu, dia menambahkan, perseroan juga tengah mengembangkan Kemang Village di Jakarta Selatan di atas lahan seluas 8,8 ha ditambah 2,3 ha untuk Kemang City.

Menurut dia, pada kawasan tersebut akan dikembangkan kondominium dan pusat perbelanjaan, sekolah internasional, dan lainnya, sehingga menjadi proyek superblok.

Seperti diketahui, kontribusi pendapatan Lippo Karawaci berasal dari tiga town shift besar, Lippo Village, Lippo Cikarang, dan Tanjung Bunga. Lippo cikarang basisnya adalah penjualan industri dan kawasan komersial. Sedangkan San Diego Hills juga menjadi sumber pendapatan yang berasal dari sektor properti.

Divisi lain, seperti rumah sakit, bisnis, hotel, dan management fee merupakan pendapatan bergulir (recurring revenue) perseroan. Sementara sewa mal baru satu, yaitu dari Pejaten Village yang dibuka sejak 2008 tapi kontribusinya masih relatif kecil.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ