VIVAnews - Presiden Direktur Medco E&P Budi Basuki mengaku belum dihubungi Kementerian Negara Badan Usaha Miilik Negara terkait beredarnya kabar Budi menjadi salah satu kandidat direktur hulu PT Pertamina.
Penyaringan kandidat ini guna mengisi posisi direktur hulu yang ditinggalkan Karen Agustiawan, yang kini menjadi direktur utama Pertamina.
“Ah, ini isu saja. Wong saya belum dihubungi Kementerian BUMN, kok,” kata dia kepada VIVAnews melalui sambungan telepon, Kamis 23 April 2009.
Beberapa hari ini beredar kabar Budi masuk kandidat direktur hulu Pertamina bersama mantan Direktur Pertamina EP Tri Siwindono. Sayangnya, hingga kini Kementerian BUMN atau Pertamina belum mengumumkan nama-nama yang masuk bursa.
Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan, tiga nama telah dikirim komisaris Pertamina ke Kementerian. Namun, Kementerian meminta penambahan satu calon. Tiga nama itu diajukan komisaris pada Senin 13 April.